Bagaimana jadinya, jika sebagai
seorang guru, apa yang kita sampaikan kepada peserta didik boleh jadi tidak
sejalan dengan diri kita secara pribadi?
Di satu sisi, menjadi seorang guru
yang mendidik anak-anak itu merupakan kemulian serta termasuk pilihan yang
bijaksana. Namun, di sisi lain, tanggung jawab dan tantangannya pun beragam.
Seorang guru, dituntut menjadi pribadi
yang sempurna secara ilmu dan secara akhlak, baik di mata anak-anak maupun di
mata masyarakat, karena guru itu digugu dan ditiru. Guru adalah teladan terutama
bagi anak-anak didiknya.
Jika suatu hari kita dapati seorang
guru tidak sengaja melakukan kesalahan, akan kita lihat respon dan pandangan
orang-orang menjadi tidak baik kepada guru tersebut. Satu kesalahan yang dapat
menodai marwah seorang guru.
Sebenarnya, bukan pandangan orang itu yang penting, melainkan pandangan guru itu terhadap dirinya sendiri. Satu kesalahan yang membuatnya merasa gagal menjadi seorang guru. Satu kesalahan yang membuat penilaiannya terhadap diri sendiri turun, merasa tidak pantas menjadi seorang guru. Merasa tidak bisa mendidik diri sendiri. Jika sudah seperti itu, bagaimana dia bisa melanjutkan mendidik orang lain?
Komentar
Posting Komentar