Menjaga Marwah Guru

 


Bagaimana jadinya, jika sebagai seorang guru, apa yang kita sampaikan kepada peserta didik boleh jadi tidak sejalan dengan diri kita secara pribadi?

Di satu sisi, menjadi seorang guru yang mendidik anak-anak itu merupakan kemulian serta termasuk pilihan yang bijaksana. Namun, di sisi lain, tanggung jawab dan tantangannya pun beragam.

Seorang guru, dituntut menjadi pribadi yang sempurna secara ilmu dan secara akhlak, baik di mata anak-anak maupun di mata masyarakat, karena guru itu digugu dan ditiru. Guru adalah teladan terutama bagi anak-anak didiknya.

Jika suatu hari kita dapati seorang guru tidak sengaja melakukan kesalahan, akan kita lihat respon dan pandangan orang-orang menjadi tidak baik kepada guru tersebut. Satu kesalahan yang dapat menodai marwah seorang guru.

Sebenarnya, bukan pandangan orang itu yang penting, melainkan pandangan guru itu terhadap dirinya sendiri. Satu kesalahan yang membuatnya merasa gagal menjadi seorang guru. Satu kesalahan yang membuat penilaiannya terhadap diri sendiri turun, merasa tidak pantas menjadi seorang guru. Merasa tidak bisa mendidik diri sendiri. Jika sudah seperti itu, bagaimana dia bisa melanjutkan mendidik orang lain? 

Pamekasan, 05 Mei 2026

Komentar